Kita atau Imam Zaman yang Ghaib?

Kita selalu mengatakan imam datang, sebenarnya kita yang seharusnya mendatangi imam.
Sesungguhnya kita yg telah bersembunyi dibalik tirai dunia, dan hilang. Kita harus keluar dari balik tirai dunia, hingga dapat melihat bahwa imam sebenarnya hadir di tengah-tengah kita dan tidak Ghaib.
Kita ibarat seorang anak yg dituntun oleh seorang ayah menelusuri gang-gang pasar.
Seorang anak ketika melihat mainan yang menarik baginya, ia akan lepaskan tangannya dari tangan ayahnya, berlari dan hilang.
Ketika ia mulai menyadari ayahnya tak lagi terlihat, ia mengira ayahnya telah menghilang, tanpa menyadari sebenarnya yang hilang adalah dirinya.
Para Nabi dan Aimmah adl ayah-ayah seluruh manusia, mereka memegang tangana² seluruh manusia untuk menyelamatkannya dari pasar dunia, karena kebanyakan mereka tergiur gemerlap kilauan pasar dunia.
Namun, mereka melepaskan tangan dari ayah-ayah mereka hingga hilang tersesat.
Begitu juga dengan imam Mahdi Afs hadir di tengah-tengah kalian, kitalah yang telah hilang dan bersembunyi dari balik tirai dunia.
Kitalah yang telah tertutup tirai hingga tak bisa melihatnya!!
Kitalah yang melepaskan tangan berlari menghampiri kilauan dunia, hingga kita mengatakan imam telah hilang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s