Ketaatan kepada Pemimpin 

Sahl bin Hasan, datang ke Imam Ja’far Ash-Shadiq – salam baginya – dan meminta beliau memberikan dukungan kepada gerakan revolusioner Al-Khurasani. Imam tidak memberikan jawaban segera kepadanya dan memutuskan untuk menguji iman serta ketaatan Sahl.
Suatu saat Imam meminta Sahl untuk masuk ke dalam tungku yang penuh api. Al-Khurasani sangat ketakutan. Ia mundur daripada masuk ke dalam tungku api.
Pada saat yang sama, Abu Bashir salah seorang sahabat Imam Ja’far Ash-Shadiq datang dan mendengar perintah Imam. Tanpa keraguan sedikitpun ia masuk ke dalam tungku api tersebut.
Imam berpaling kepada orang Khurasan itu dan bertanya kepadanya : “Berapa banyak Abu Bashir yang Anda miliki di Khurasan ?” Imam menolak usulan serta permintaan dari Sahl itu. 

(Kampoengsufi/MAHDI-NEWS)
Dikutip dari : Role of the Shi’ah Imams in the Reconstruction of Islamic Society pada buku Introduction to Islamic Political System karya Muhammad Baqir Ash-Shadr.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s